


oleh Imron Ramdani · 53 Bab
Anthony sebagai mantan mafia, memilih jalur baru dari kehidupan sebelumnya, melepaskan posisinya sebagai pemimpin mafia. Tentu saja perjalanannya tidak mudah, penuh intrik, bahaya, dan masih banyak lagi rintangannya. Apalagi baru-baru ini dia sering diteror oleh Vor Alexander sebagai ketua mafia terbesar di Rusia, memaksanya untuk menjadi tunangan sang putri tercinta, Natalia. Tentunya, kehidupan Anthony masih terikat dengan lingkungan mafia, walaupun dia sudah tidak menjadi mafia. "Ada jodoh yang ditemukan lewat tatapan pertama. Ada persahabatan yang diawali lewat sapa hangat. Bagaimana jika takdir bersama ternyata diawali dengan pertarungan mematikan? Lantas semua cerita berkelindan dengan pengejaran demi pengejaran mencari jawaban?"
Padang ilalang terlihat sejauh mata memandang.
Matahari senja seperti tak sengaja tersangkut di lereng bukit, mulai menggelinding pelan-pelan. Pucuk-pucuk kanopi hutan. Langit terlihat jingga, gumpalan awan putih kemerah-merahan.
Rumah-rumah panggung terlihat berdiri termangu, dengan atap genteng runtuh, jendela terbuka, daun pintu tergeletak, dan dinding papan terkelupas dimakan rayap. Jalan setapak yang dulu sering dipakai anak-anak berlarian menuju sungai dan ladang tidak lagi terlihat bekasnya.
Jangan tanya lapangan tempat bermain bola, digantikan semak belukar lebat, dengan hewan liar di dalamnya. Mungkin ular berbisa salah satunya.
Anthony menatap lamat-lamat dua gundukan tanah di depannya yang tidak kalah lebat ditumbuhi rumput dan ilalang. Itu makam kedua orang tuanya. Terlihat tidak terawat. Yang kiri adalah makam Bunda, yang kanan pusara Ayah. Angin lembah memainkan rambutnya. Anthony menghela napas pelan, menatap makam sebelah kiri.
"Bunda, Anthony pulang. Sekali lagi." Lirih suara Anthony. "Apa kabar, Bunda, hari ini?"
Angin berembus pelan sebagai jawaban.
Anthony, pemuda kelahiran pedalaman Sumatra, memiliki sifat pemberani, tangguh, bijaksana dan juga mampu menyelesaikan konflik tingkat tinggi. Menguasai ilmu beladiri yang hebat, dan juga memiliki kecerdasan di atas rata-rata.
Perawakan tinggi besar dan ideal. Dia juga memiliki tampang kharismatik dan juga tampan. Dilengkapi oleh rahang tegas, tubuh kekar berisi dan kulit sawo matang.
Kehidupannya berubah drastis saat Tuan Besar Robert, ketua mafia terbesar di Indonesia, yaitu Nine Dragons, datang menjemputnya. Dilatih menjadi petarung hebat, menduduki posisi tukang pukul nomor satu Nine Dragons, menggantikan ayahnya. Namun, pada akhirnya dia malah dipilih menjadi tuan besar baru oleh Robert.
Yeah, walaupun pada akhirnya dia harus melepaskan takhtanya kepada Asad, rekannya. Mau bagaimanapun dia memang tidak menginginkan posisi itu, jadi dengan mudahnya dia merelakan posisi itu pada Asad, dan meninggalkan mafia Nine Dragons. Secara otomatis, dia bukan lagi anggota dari mafia Nine Dragons.
Sudah lama sekali dia meninggalkan talang tersebut, semua telah berubah. Talang itu sudah lama sepi, bahkan lima-enam tahun lalu, penduduk talang telah pergi. Panen padi tadah hujan gagal berkali-kali, harga kopi dan karet tidak menarik, penduduk pindah satu persatu. Menyisakan rumah-rumah panggung kosong, talang berhantu.
Tempat ini lebih cocok untuk shooting film horor murahan. Lihatlah, sumur tempat dia dulu menimba air, tampak menyeramkan dengan semak belukar merambat di cincin dinding batu yang mengelilingi bagian atas sumur. Tali dari irisan ban mobil tergeletak, terlihat ujung-ujungnya, juga ember yang setengah terbenam di tanah. Tambahkan pohon beringin di atasnya, yang semakin besar sejak dia bisa mengingatnya. Sulur-sulur pohonnya tambah panjang.
Dulu ia ingat sekali. Setiap pagi buta, saat lembah masih diselimuti kabut, sekitar masih gelap, dia menimba air dari sumur ini. Lampu minyak diletakkan di dekatnya menjadi penerangan. Bunda sibuk di dapur, menyiapkan sarapan, menganyam rotan, membangunkannya beberapa menit sebelumnya, berbisik menyuruhnya diam-diam ke sumur. Sementara Ayah, masih lelap tertidur. Syukurlah, karena jika Ayah bangun, dan melihatnya membasuh wajah, tangan, kaki (melaksanakan wudu) di pagi buta, untuk menunaikan salat subuh, itu bisa seharga pecut ....
Walaupun Anthony pernah menjadi mafia, tapi dia tetap mematuhi ajaran dari bundanya, yang benama Asri, putri dari seorang ulama terkemuka di daerahnya, yaitu Tuanku Guru Basyir. "Mematuhi ajaran" yang dimaksud tentunya Anthony hanya menjauhi sebagian larangan menurut syariat Islam. Seperti mengonsumsi daging babi, minuman keras dan lain sebagainya. Untuk kewajibannya sebagai muslim, jelas dia tidak pernah melaksanakannya, seperti salat, zakat dan lainnya, apalagi setelah dia bergabung dengan mafia Nine Dragons. Anthony hanya menjalankan kewajibannya sebagai muslim sebelum berkecimpung di dunia mafia.
Sebetulnya Anthony memiliki garis keturunan yang ... bisa dibilang unik. Bagaimana tidak, Denis, ayahnya Anthony yang dikenal sebagai tukang pukul terhebat di keluarga mafia Nine Dragons adalah putra dari Genjia, bandit besar yang paling ditakuti pada masanya.
Lalu bagaimana bisa Denis dan Asri berjodoh?
Awalnya bermula ketika Genjia menitipkan Denis di surau, tempat belajar mengaji yang dipimpin langsung oleh Tuanku Guru Basyir. Walaupun Genjia seorang bandit besar, tapi dia tidak ingin anaknya mengikuti jejak kehidupannya. Maka dari itu, dia menitipkan Denis ke surau saat Denis masih bayi.
Kehidupan Denis di surau berjalan sangat cepat. Dan tibalah waktu di saat Denis menginjak usia dua puluh tahun. Dia dengan percaya diri ingin melamar putri dari Tuanku Guru Basyir, yaitu Asri. Tapi sayangnya dia ditolak mentah-mentah. Denis tetap dianggap sebagai penjahat, dianggap anak bandit besar. Padahal dia sudah menghabiskan masa kecilnya di surau, dan juga, dia dan Asri saling mencintai. Tetapi tetap saja dari pihak keluarga Asri menolak dengan tegas lamaran yang diajukan oleh Denis.
Oleh karenanya, Denis memilih meninggalkan surau dengan penuh kebencian dan kekecewaan yang mendalam. Dia pergi ke kota provinsi, bergabung dengan mafia Nine Dragons. Di sana, dia melatih dirinya menjadi petarung. Dari seluruh karakter petarung, Denis adalah prodigy. Dia tidak perlu guru, dia belajar sendiri. Denis dianugerahi fisik, kecerdasan, dan kemampuan belajar yang mengagumkan.
Berpuluh-puluh tahun dia menjadi tukang pukul terhebat mafia Nine Dragons. Melanglang buana ke berbagai penjuru dunia. Tibalah saatnya di mana dia mengunjungi Meksiko karena sebuah pekerjaan. Di sana dia melihat penyanyi terkenal yang sangat cantik saat menghadiri konser musik, yang bernama Bathilda. Denis mencintainya pada pandangan pertama, lalu dia menikahinya.
Sayangnya beberapa bulan kemudian dia dilanda musibah besar. Markas mafia Nine Dragons diserang oleh para pengkhianat. Dia mati-matian melindungi Tuan Besar sebelumnya (Budi Hartono, ayahnya Robert). Denis berhasil mengalahkan mereka, tapi harganya sangat mahal, dia terhantam oleh balok kayu dengan paku berkarat tepat di pahanya, yang membuatnya menjadi lumpuh.
Mungkin Denis tidak ditakdirkan menjadi petarung yang tidak terkalahkan. Penyesalan pun datang kemudian. Seharusnya dulu dia sibuk mengaji di surau saja. Setelah mengalami kelumpuhan, walaupun tidak sampai lumpuh total, hanya pincang saja, dia memilih kembali ke surau saat dia kecil, tanpa memedulikan Bathilda istri tercintanya, padahal waktu itu Bathilda sedang mengandung anaknya. Dia malah memilih melamar Asri, cinta pertamanya, di depan Tuanku Guru Ali, kakak tertua dari Asri, karena ayahnya sudah wafat. Tak lama kemudian, mereka menikah, tapi mereka harus terusir karena sebagian besar keluarga Asri dan para warga sekitar tidak merestui pernikahan mereka.
Mereka terusir pergi ke talang tempat para bandit tinggal. Dan di sanalah Anthony terlahir.
Itulah asal muasal kenapa Denis dan Asri bisa berjodoh.
***

Imron Ramdani
1 Pengikut · 1 Novel