

Kehadiran mertua di rumah seharusnya membawa ketenangan, tetapi tidak bagi Rani. Sejak Bu Darmi pindah ke rumah mereka, tidak ada satu pun sudut yang luput dari pengawasan. Mulai dari cara Rani mengatur keuangan, mengurus suami, hingga detik-detik ia bernapas, semuanya diawasi ketat layaknya CCTV berjalan. Situasi semakin pelik ketika rahasia masa lalu dan intrik keluarga satu per satu mulai terkuak di balik sikap cerewet sang mertua. Rani harus bertahan di antara tekanan mental dan usaha menyelamatkan rumah tangganya sebelum semuanya hancur lebur. Sanggupkah Rani bertahan dengan aturan sang mertua?

Aku tidak pernah menyangka bahwa aku akan mempermalukan diri sendiri datang dan meminta seorang lelaki menikahiku. Bukan tanpa sebab, aku melakukannya karena sebuah alasan yang sangat besar. Berawal dari keisenganku yang sering mengintip seorang tetangga yang beberapa kali menjadi pengantin baru. Namun, pernikahan tetanggaku selalu berjalan singkat, dengan akhir yang sama. Kematian tak wajar. Aku nekat masuk ke dalam lingkaran misteri tetanggaku dengan menawarkan diri untuk dinikahi. Alhasil, pada saat malam pertama, aku dibuat ketakutan oleh lelaki itu. Mungkinkah di malam pertama kami menikah, akan menjadi titik akhir dalam hidupku, dan menjadi bagian dari daftar kematian seperti mereka? Simak selengkapnya!

Awalnya, itu hanyalah sebuah kado manis dari pasar malam. Anita mengira ia telah menemukan harta karun di antara tumpukan barang antik saat menemani sang nenek. Boneka itu begitu cantik. Wajahnya porselen sempurna, gaunnya sutra halus, dan matanya biru sebening kaca. Anita jatuh cinta seketika. Namun, cinta itu berubah menjadi teror tepat saat jarum jam menunjuk angka 12 malam. Ketika dunia terlelap, boneka itu mulai "berubah". Senyum manisnya melengkung menjadi seringai yang ganjil, dan tatapan matanya yang dulu teduh kini terasa mengawasi setiap gerak-gerik Anita dalam gelap. Anita mulai menyadari satu hal yang terlambat.

Sejak kecil, Julian dijuluki sebagai anak ajaib. Namun, kejeniusan itu menjadi kutukan saat ia mulai mampu memprediksi pola perilaku manusia dengan akurasi yang mengerikan. Awalnya hanya permainan logika, hingga sebuah tragedi nyata terjadi tepat seperti skenario yang ia tulis. Julian terobsesi mencatat setiap kemungkinan, berusaha mencegah kemalangan yang akan datang. Namun, semakin ia mencoba, semakin banyak tragedi yang justru terwujud. Saat polisi mulai menaruh curiga dan orang-orang terdekat menjauh, Julian dihantui satu pertanyaan. Apakah ia seorang peramal, atau dalang di balik semua kekacauan itu? Kebenaran yang menanti jauh lebih gelap dari yang ia bayangkan.

Di dunia yang memuja kesempurnaan, berapa banyak bagian diri yang harus mati demi standar kecantikan? Bagi Kezia, menjadi satu-satunya yang "berbeda" di tengah keluarga model adalah kutukan. Saat bulimia memberinya ilusi kendali dan popularitas instan, ia merasa akhirnya dicintai. Namun, ketika topeng orang-orang terdekatnya terbuka, Kezia jatuh ke dalam obsesi gelap. Teror dimulai saat orang-orang yang merendahkannya tewas satu per satu, disertai pesan misterius. "Sekarang siapa yang cantik?" Di ambang batas kewarasan, Kezia terjebak dalam teka-teki. Apakah ia seorang pembunuh berdarah dingin, atau sekadar gadis yang membiarkan monster dalam dirinya mengambil alih demi menuntaskan dendam yang tak pernah usai?

Elodie Vasseur bermimpi menjadi jurnalis idealis. Keterpurukan ekonomi memaksanya menjadi asisten pribadi Sophie Valois, pemimpin redaksi majalah mode paling berpengaruh di Paris. Sophie adalah legenda yang dingin, perfeksionis, dan mimpi buruk bagi siapa pun. Di bawah komando Sophie, Elodie terjerumus dalam gemerlap dunia yang brutal. Ia berubah demi ambisi, hingga perlahan mulai kehilangan jati dirinya sendiri. Saat skandal besar mengguncang majalah tersebut, Elodie terjebak di persimpangan jalan antara mempertahankan kesuksesan yang ia dambakan, atau menyelamatkan nuraninya yang mulai meredup. Sejauh mana seseorang sanggup berkorban sebelum ia benar-benar kehilangan sosok yang ia kenal di depan cermin?

Di Bumi Makmur, Piala Dunia bukan sekadar sepak bola. Ini adalah ajang taruhan paling gila sepanjang sejarah kampung. Dari kumis kepala sekolah, kambing peternak, sampai masa depan rumah tangga, semua bisa jadi taruhan. Rangga, wartawan lokal, mencoba membongkar kegilaan warga yang merasa mampu menebak nasib lewat sebuah pertandingan. Namun ia menemukan rahasia lama. Taruhan Piala Dunia telah mengikat persahabatan, keluarga, bisnis, dan ambisi selama puluhan tahun. Ketika uang, gengsi, dan persekongkolan elit bertemu, satu gol bisa mengubah segalanya. Karena di kota ini, kalah taruhan bukan sekadar malu. Kadang bisa jadi awal kiamat kecil.

Di Bumi Makmur, Piala Dunia bukan sekadar sepak bola. Ini adalah ajang taruhan paling gila sepanjang sejarah kampung. Dari kumis kepala sekolah, kambing peternak, sampai masa depan rumah tangga, semua bisa jadi taruhan. Rangga, wartawan lokal, mencoba membongkar kegilaan warga yang merasa mampu menebak nasib lewat sebuah pertandingan. Namun ia menemukan rahasia lama. Taruhan Piala Dunia telah mengikat persahabatan, keluarga, bisnis, dan ambisi selama puluhan tahun. Ketika uang, gengsi, dan persekongkolan elit bertemu, satu gol bisa mengubah segalanya. Karena di kota ini, kalah taruhan bukan sekadar malu. Kadang bisa jadi awal kiamat kecil.

Dr. Hanif Wijaya, seorang ahli bedah jantung jenius, kehilangan segalanya saat ia difitnah melakukan malpraktik atas kematian seorang pasien VIP. Dituduh sebagai kambing hitam konspirasi tingkat tinggi, karier dan reputasinya hancur seketika. Lima tahun kemudian, ia kembali dengan identitas baru sebagai pengacara spesialis hukum medis. Kini, Hanif berjuang membela para korban ketidakadilan sistem kesehatan, sembari menyusun siasat membongkar sindikat mafia yang telah menghancurkan hidupnya. Namun, ia segera menyadari bahwa musuh yang dihadapinya jauh lebih berkuasa dari dugaannya.

Dika Wijaya memiliki kaki yang secepat kilat dan masa depan yang tampak sempurna. Namun, di balik lampu sorot stadion, ia harus berjuang menghadapi ekspektasi yang menghancurkan. Saat cedera dan tekanan menguji mentalnya, Dika harus memilih, menyerah pada keadaan atau menulis ulang sejarahnya sendiri.

Satu rahasia terkubur. Satu nyawa dipertaruhkan. Satu kebenaran yang tidak diinginkan. Lettu Satria dikenal sebagai perwira dengan integritas tinggi. Namun, saat kasus pembunuhan yang melibatkan petinggi militer mendarat di mejanya, ia menyadari sedang berhadapan dengan konspirasi yang mampu meruntuhkan hierarki komando.

Di sebuah gudang tua yang penuh rahasia, hiduplah Kiko, seekor kucing yang lebih suka membaca buku daripada berburu, dan Tiko, seekor tikus cerdik yang mahir memperbaiki mainan rusak. Pertemuan tak terduga di balik tumpukan kardus mengubah permusuhan alami mereka menjadi ikatan persahabatan yang unik. Saat gudang terancam digusur, mereka harus bekerja sama melawan rasa takut dan prasangka penghuni lain yang menganggap mereka tak mungkin akur. Mampukah Kiko dan Tiko menyelamatkan rumah mereka?